Tampilkan postingan dengan label lain-lain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lain-lain. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 Mei 2012

Planet Baru Mirip Bumi Berlimpah Air

Wow! Ada kabar baik lagi neh guys, kali ini datang dari eropa, tapi saya kurang tahu benar atau tidaknya. Katanya Para ahli ruang angkasa dari Eropa sedang gencar-gencarnya mencari planet lain yang mirip dengan bumi.


Dan pada Selasa 21 April lalu, mereka mengumumkan telah menemukan dua planet yang ukurannya hampir sama dengan bumi. Planet yang mereka temukan disebut Gliese 581 e. Sebelumnya, telah ditemukan planet yang berdekatan dan disebut Gliese 581 d. Planet yang berada di luar tata surya kita, yang mirip dengan planet Bumi yang kita huni. jarak bumi dengan planet tersebut kurang lebih 20.5 tahun cahaya. planet yang mengorbit dalam waktu 13 hari pada bintang induknya itu diperkirakan memiliki kandungan air di permukaannya, dengan suhu planet 0 - 40 derajat celcius.

Kata Para ahli luar angkasa kedua tempat tersebut kemungkinan bisa dijadikan tempat tinggal manusia. Wah bener gak ya..?

"Adanya bebatuan dan karang pada planet tersebut membuat kami mengambil kesimpulan planet itu dapat dijadikan tempat tinggal ras manusia," kata Michel Mayor, seorang ahli fisika astronomi dari University Geneva di Swiss.

Namun dalam pendapat lainnya, planet ini adalah "binatang kejam yang sangat berbeda" dari Bumi yang kita tinggali, kata para ilmuwan.

"Pada dasarnya ini adalah satu samudera luas," kata kepala peneliti David Charbonneau dari Pusat Astrofisika Smithsonian, Universitas Harvard, Cambridge, Massachusetts. (Di planet ini) tidak ada satu pun benua yang mengambang di atas atau menyeruak dari air."

Ukuran Gliese 581 e adalah 1,9 kali ukuran bumi dan letaknya dekat dengan bintang yang menyinarinya. Gliese 581 d, dan Gliese 581 e, berada dalam konstelasi Libra dan ditemukan dengan menggunakan teleskop observatorium yang ada di La Silla, Chili.

Untuk membuat penemuan ini, para peneliti menggunakan peralatan yang sangat sensitif yang bisa mengukur perubahan kecil pada kecepatan sebuah bintang ketika terjadi tarik-menarik gravitasi dengan sebuah planet yang berdekatan.

Para astronom terpaksa menggunakan metode tak langsung dalam mendeteksi planet tersebut karena teknologi teleskop yang dimiliki saat ini kesulitan merekam gambar obyek angkasa yang sangat jauh atau yang bercahaya redup -apalagi ketika obyek tersebut mengorbit dekat dengan bintang bercahaya.

Mungkin sekarang kita punya banyak pertanyaan apakah di sana ada kehidupan layaknya di bumi, jika ada makhluk apa yang menghuni dan seperti apa? 
Baca Selengkapnya →Planet Baru Mirip Bumi Berlimpah Air

Minggu, 20 Mei 2012

Apa yang Terjadi Saat Kiamat?

HeadlineNILAH.COM, Jakarta – Tak seorang pun pernah melihat seperti apa kiamat jika terjadi. Namun, menggunakan sisa-sisa planet temuan yang hancur yang mirip Bumi memberi visi kiamat pada penghuni Bumi.
Para astrofisikawan University of Warwick menemukan empat bintang putih kerdil yang dikelilingi debu menutupi planet yang hancur. Bintang kerdil putih sendiri merupakan tahap akhir kehidupan bintang seperti matahari ditandai termonuklir dalam bintang yang mulai ‘membakar’.
Menggunakan Hubble Space Telescope untuk melakukan survei terbesar komposisi kimia atmosfer bintang kerdil putih itu, para peneliti menemukan, unsur-unsur yang paling sering terjadi dalam debu di sekitar keempat bintang tersebut adalah oksigen, magnesium, besi dan silicon di mana empat unsur tersebut membentuk sekitar 93% Bumi.
Ini merupakan bukti, bintang kecil dan padat dikelilingi ‘mayat’ dari dunia yang mereka ‘makan’. Setidaknya salah satu bintang dalam proses mengisap inti planetnya yang kaya zat besi, nikel dan belerang di tingkat sekitar satu juta kilo per detik.
Profesor Boris Gnsicke dari Fakultas Fisika University of Warwick yang memimpin penelitian ini mengatakan, proses destruktif yang menyebabkan munculnya cakram debu di sekitar bintang kerdil putih ini memiliki kemungkinan terjadi pula di tata surya kita, Bima Sakti.
“Apa yang kita lihat pada bintang kerdil putih ini merupakan kondisi beberapa ratus tahun cahaya yang menjadi gambaran masa depan Bumi. Saat matahari mencapai akhir hidupnya, bintang ini menjadi raksasa merah begitu bahan bakar nuklir di intinya habis,” paparnya.
Saat hal ini terjadi pada Bima Sakti, miliaran tahun dari sekarang, matahari akan menelan planet terdalam, Merkurius dan Venus. Namun masih belum jelas apakah bumi juga ditelan Matahari di fase raksasa merah namun, bahkan jika Bumi bertahan, permukaan Bumi akan terpanggang.
“Selama transformasi Matahari menjadi kerdil putih, bintang ini akan kehilangan sejumlah besar massanya dan semua planet akan bergerak lebih jauh. Hal ini dapat mengacaukan orbit dan menyebabkan tabrakan antar badan-badan planet seperti saat awal tata surya yang tak stabil,” katanya.
Hal tersebut juga akan memecah seluruh planet, membentuk sejumlah besar asteroid di mana beberapa di antaranya akan memiliki komposisi kimia yang sama dengan inti planet. Di Bima Sakti, Yupiter akan bertahan hingga evolusi akhir Matahari dan asteroid baru kemudian dalam jangka lama akan menyebar ke arah bintang kerdil putih.
Lebih signifikan lagi, bahan-bahan tersebut mengandung proporsi karbon yang sangat rendah yang sangat cocok dengan bumi dan planet-planet berbatu lain yang mengorbit paling dekat dengan Matahari.
Ini pertama kalinya proporsi rendah seperti karbon di atmosfer bintang kerdil putih diukur dan menunjukkan adanya pencemaran oleh kotoran. Bukti jelas ini menunjukkan, bintang-bintang ini pernah memiliki setidaknya satu planet berbatu yang kini telah hancur dan pengamatan harus menentukan fase terakhir kematian dunia ini.
Atmosfer bintang kerdil putih terdiri dari hidrogen dan atau helium sehingga tiap elemen berat yang datang ke atmosfer diseret ke bawah untuk dijadikan inti dan dalam hitungan hari akan menghilang di gravitasi tinggi bintang kerdil ini.
Mengingat ini, para astronom secara harfiah harus mengamati tahap akhir kematian dunia karena bahan-bahan tersebut menghujani bintang dengan tingkat hingga 1 juta kilogram per detik.
Tak hanya ini bukti jelas bahwa bintang-bintang pernah memiliki tubuh planet luar berbatu yang kini telah hancur, pengamatan pada bintang kerdil putih PG0843 516 bisa menceritakan kisah kehancuran dunia ini.
Bintang ini bertahan dari kepemilikan elemen besi, nikel dan belerang dalam debu di atmosfer dalam jumlah banyak. Besi dan nikel ditemukan di inti planet terestrial karena bahan ini tenggelam ke pusat gravitasi planet, dan begitu pula belerang.
Oleh karenanya, peneliti yakin, mengamati bintang kerdil putih berkode PG0843 516 akan mengungkap proses yang memisahkan inti dan mantel Bumi. Tim University of Warwick sendiri telah mensurvei lebih dari 80 bintang kerdil putih di beberapa ratus tahun cahaya dari Matahari menggunakan Cosmic Origin Spectrograph yang ada di Hubble Space Telescope. [mdr]
Baca Selengkapnya →Apa yang Terjadi Saat Kiamat?

Jumat, 18 Mei 2012

FOTO+VIDEO: Natalia Alvrina, IGO Cantik Jago Mainkan Gitar

PangkalanUnik.Com - Lagi cari-cari video nya Aditya Sofyan - Adelaide sky, eh mampir kaga sengaja ngeliat video-videonya nih cewe, maen gitarnya jago bangat gan....

Kayanya dia ngulik sendiri deh buat ngecover lagu-lagunya..., mau liat penampakan nih cewe??
Full Name : Natalia Alvrina
Nickname : Natt
Born : December 25 , 1992
Town : Jakarta, Indonesia
Live in : Japan
Twitter : natalia alvrina (@nattalvr) di Twitter
Facebook : Natalia Alvrina | Facebook
Youtube : thebuddy2512 - YouTube
Like : Her turtle's --> hunny and bunny
Dislike : Flowers










Sumber
Baca Selengkapnya →FOTO+VIDEO: Natalia Alvrina, IGO Cantik Jago Mainkan Gitar

Rabu, 16 Mei 2012

6 Pulau Paling "Ekstream" di Dunia

Ilha de Queimada Grande; Alias Pulau Ular


Ini pulau dipenuhin sama uler. Pernah ada nelayan yang nyasar kesana, trus pulang2 perahunya darah semua
Uler yang memenuhi pulau ini jenisnya Golden Lancehead. Racunnya termasuk salah satu yang terganas, bisa bikin daging busuk ampe ke tulang.. hueee. Dah gitu uler jenis ini cuman ada di pulau itu.

Blom bisa ngebayangin ngerinya?

Pulau Poveglia

Pulau ini ada di daerah perairan Venice, Italia. Awalnya gara2 orang2 Romawi jaman dulu, dengan 'baik hati' nyari tempat buat karantina orang2 yang kena virus mematikan di jaman itu. Trus ya Pulau Poveglia ini terpilih mendapat 'kehormatan' tersebut, dimana ribuan orang sakit itu akhirnya mati bareng2.
Beberapa abad kemudian, virus Bubonic nyerang Eropa, dan pulau ini kembali ke masa 'kejayaan' nya sebagai tempat piknik terakhir buat orang2 sekarat. waktu virusnya makin parah, akhirnya smua yang kliatan sakit dikit langsung dikirim ke Pulau Poveglia. Kebijakan buat 'ngebiarin ampe mati ndiri' juga diganti jadi 'lempar smua org sakit itu ke lobang gede (yg di dalemnya banyak mayat) trus bakarrrrr'. Total jumlah kematian di pulai inipun jadi sekitar 160.000 nyawa.
Seolah belom cukup serem, taon 1922 di pulau berbau mayat penyakitan ini dibangun RSJ. Gosipnya dokter2 jiwa disana itu suka nyiksa pasiennya dengan naroh di atas tower, trus cuek aja waktu pasiennya teriak2 ngeliat hantu penyakitan. Kabar selanjutnya, dokter2 disana akhirnya juga mati smua dilempar dari tower ama hantu penyakitan (ato ama hantu sakit jiwa yg disiksa?)
Lewat beberapa taon, ada segerombol orang dikirim buat tinggal disana. Tapi besoknya pada balik lagi karena katanya malem2 banyak suara orang jerit2 en penampakan. Jadi, ampe sekarang ngga ada yg nempatin Pulau Poveglia. Kecuali ente ngitung ratusan ribu hantu gentayangan itu sebagai penduduk.



Pulau Ramree

Taon 1945, jaman Perang Dunia II, 900 tentara jepang dikirim kesana. Waktu lagi keliling, jalannya kehalang ama rawa. Dikira asik2 aje, masuknya 900 tentara itu kesana. 500 ilang tanpa kabar.
Ni pulau dihuni ama nyamuk malaria, kalajengking yang mematikan, dan BUANYAK BUANGET buaya laut. Tentara yang selamet itu mayoritas luka parah sampe2 ngarep mending mati aja. Kejadian ini saking serunya, sampe masup Guinness Book of World Records' "Greatest disaster suffered from animals."


Pulau Izu

Letaknya di wilayah Jepang. Pulau ini udaranya dipenuhin ama gas sulfur dengan konsentrasi tertinggi di seluruh dunia. Tapi gapapa, kan ga ada yang tinggal disana..
Eh, masih ada yang tinggal disana?
Yup..orang2 di pulau ini sehari2 hidupnya musti make masker terus. Di tengah malem, sirene bakalan bunyi karena konsentrat gas sulfurnya parah sampe2 kalo dihirup gitu aja bakal mati dengan sukses. Orang2 disana ngabisin hidupnya dengan cara ini.
Yah, paling ngga mereka dibayar. Sama siapa? Ya sama peneliti.. Mereka dibayar murah karena peneliti2 mao tau gimana kalo orang2 itu idup make masker gas dan ngirup udara penuh sulfur.

Oh iya, di pulau ini juga ada lempengan tektonik yang bisa ngehasilin gempasuperdahsyat.


Pulau Sampah Pasifik

Pernah nonton pilem yang bumi ngebuang sampah ke angkasa? Mirip ama ni pulau, tapi dengan lebih banyak sampah dan tanpa roket.
Jadi, tiap kali Amerika ato Cina ngebuang sampah ke laut, benda2 itu semua ngumpul ke tempat yang sama, namanya North Pacific Gyre. Makin lama, sampahnya makin numpuk en sekarang udah jadi pulau segede Texas.
Plastik nggak terurai, tapi bisa ancur sampe kecil2, bahkan sampe segede plankton. Dan ikan itu bukan makhluk super pinter, jadi kalo liat yang mirip2 plankton, langsung embat aje. Jadi nanti rantai makanan bakal jadi : ikan makan plastik, kita makan ikan, trus kita eeq plastik.. balik lagiii...
Ngga mungkin ada plastik sebanyak itu? Hmm, peneliti pernah ngambil aer laut dari daerah pulau sampah ini, dan hasilnya jumlah kandungan plastik 6x lebih banyak daripada jumlah plankton. Mari sama2 makan plastik..
Oh iya, jangan coba2 berdiri di atas pulau sampah ini, soalnya bakal langsung kejeblos ke laut, trus tempat ente jatoh tadi uda ketutup ama sampah lagi. jadi ente bakal tenggelem di bawah sampah, jadi makanan hiu.. Yihaaaa.



Fiji

Keliatannya asik ya ni pulau? Tapi baca dulu.. masih mikir asik ga ntar??
Fiji punya sejarah, kisah terkenal macam kanibal anak2, pembunuhan anak2, penyiksaan anak2, mati gara2 mabok laut khusus anak2.. kayaknya ni pulau benci anak2 kali ye?
Taon 1840, ada misionaris yang nulis tentang pulau itu, katanya disana tinggal para kanibal sadis yang nangkepin orang dewasa dan terlebih anak kecil dari laut en pantai. Anak kecil digantung jadi hiasan bendera, ampe akhirnya mokad gara2 mabok laut. Anak2 laennya dibawa idup2, buat jadi contoh bagi anak2 penduduk setempat tentang seni perang. Anak2 tangkepan ini ditempakin panah, dipukulin pake tongkat ampe mampus. Sampe berhari2 mereka nangis en jejeritan..
Anak2 setempat maen2 dengan cara nyiksa en mutilasi badan anak cewek hasil

sumber http://www.faktadunia.co.cc/2011/06/6-pulau-paling-ekstream-di-dunia.html
Baca Selengkapnya →6 Pulau Paling "Ekstream" di Dunia