Tampilkan postingan dengan label bumi dan planet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bumi dan planet. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Mei 2012

Benarkah Ada Lorong Waktu Di Segitiga Bermuda?

Menguak misteri hilangnya beberapa kapal dan pesawat secara misterius, ditampilkan juga teori lorong waktu. Menurut beberapa peneliti, dan anggapan bahwa di kawasan segitiga Bermuda terdapat sebuah gangguan atmosfer di udara berupa lubang di langit. Kedalam lubang itulah pesawat masuk dan tidak bisa keluar lagi. Misteri “Lubang di Langit” ini membentuk sebuah teori tentang adanya hubungan antara dunia dengan dimensi lain. Peneliti beranggapan bahwa lubang ini dijadikan alat transportasi oleh UFO.
                Hal ini diperkuat dengan pendapat ilmuan Amerika bernama Ado Snandick. Menurutnya , dalam sejarah, orang orang, kapal kapal, pesawat terbang yang hilang sebenarnya masuk kedalam lubang itu. Mata manusia juga tidak bisa melihat keberadaan suatu benda dalam ruangan lain. Lebih dari itu, John Bucally, melakukan penyelidikan terhadap lorong waktu. Dia mengemukakan teori hipotesisnya ke dalam tiga poin, yaitu:
1.       Objektivitas keberadaan lorong waktu bersifat kematerilan, tidak terlihat, tidak tersentuh, tertutup untuk dunia fana kehidupan umat manusia namun tidak mutlak, karena terkadang ia akan membukanya.
2.       Lorong waktu dengan dunia manusia bukanlah suata system waktu. Setelah masuk ke seperangkat system waktu, ada kemungkinan kembali ke masa lalu, ke masa depan, dan diam membeku.
3.       Terhadap dunia fana (dunia fisik kita) di bumi, jika memasuki lorong waktu, maka akan hilang secara misterius. Dan jika keluardari lorong waktu, maka akan muncul secara misterius.
Teori tersebut juga menjelaskan bahwa lorong waktu dan bumi adalah system waktu, dan karena waktu bisa diam membeku, maka meskipiun telah hilang selama 30-50 tahun, waktunya sama saja seperti 15menit atau 30menit. Mereka yang hilang tetap masih hidup dan tidak terlihat tua sama sekali. Hal ini sepertinya didasarkan pada salah satu kapten kapal titanic. Kapten Smith ditemukan pada tanggal 9 Agustus 1991, setahun setelah setelah ditemukannya korban beruntung bernama Wenny Kathe. Dia diselamatkan di atas gunung es. Meskipiun telah hanyut berpuluh puluh tahun, tapi tidak membuatnya kelihatan lemah dan tua. Kapten Smith yang meskipun sudah berumur 139 tahun, masih tampak seperti orang berumur 60an. Bahkan dia menganggap bahwa saat itu adalah saat saat peristiwa tenggelamnya kapal Titanic pada tanggal 15 April 1912. Nah, sekarang tinggal kita yang menanggapi hal ini. Mau percaya atau tidak, itu terserah kepada prinsip kita masing masing.

Baca Selengkapnya →Benarkah Ada Lorong Waktu Di Segitiga Bermuda?

Jumat, 23 Desember 2011

10 Objek Terunik yang Pernah Dikirim ke Ruang Angkasa


Pada 5 Agustus lalu, NASA meluncurkan pesawat Juno, yang ketika mencapai Jupiter pada tahun 2016, akan mengorbit planet tersebut selama satu tahun bumi untuk mempelajari atmosfernya sebelum mencapai permukaan. Nah, turut serta dalam pesawat ruang angkasa adalah tiga patung mainan Lego: Jupiter, sang raja para dewa Romawi; Juno, salah satu istrinya; dan salah satu astronom, Galileo Galilei. Penempatan objek ini merupakan bagian dari kemitraan antara NASA dan kelompok LEGO untuk menginspirasi anak-anak dalam mengeksplorasi ilmu pengetahuan dan teknologi.

2. Piringan Emas


Sejak tahun 1977, yakni ketika pesawat NASA Voyager 1 dan Voyager 2 diluncurkan ke ruang angkasa, setiap bentuk yang punya potensi kehidupan dan punya kemampuan mendengar, punya akses terhadap suara-suara yang ada di bumi. Apa saja isi rekaman tersebut? Suara tersebut antara lain terdiri dari musik dari berbagai budaya dan era, suara alam dan suara buatan manusia (yaitu, ciuman antara ibu dan anak, suara hujan, angin dan surfing), semua ada dalam 12-inci cakram tembaga berlapis emas. Isi dari rekaman ini dipilih oleh sebuah komite yang diketuai oleh Carl Sagan, juga mencakup sebuah pesan dari Presiden Jimmy Carter dan 115 gambar yang dikodekan dalam bentuk analog.

3. Artefak dari Jamestown


Artefak ini ditemukan dari dasar sumur oleh para arkeolog yang meneliti koloni di Jamestown, Virginia, Bongkahan bertulisan “Yames Towne" ini kemungkinan pernah melekat pada peti pengiriman barang. NASA menempatkan artefak ini bersama dua set koin di kapal pesawat ulang-alik Atlantis untuk misi Maret 2007, dalam rangka memperingati Jamestown yakni pemukiman pertama orang Inggris di Amerika.

4. Perangko Kontroversial


Apollo 15, yang diluncurkan pada tahun 1971, terkenal karena menjadi yang pertama untuk menggunakan kendaraan beratap terbuka, yang dikenal sebagai Lunar Roving Vehicle. Namun misi itu juga terkenal oleh para astronotnya yang terlibat kontroversi setelah mendarat. Para astronot tersebut ketahuan membawa souvenir yang tidak sah yakni hampir 400 perangko, yang bermaksud mereka jual pada saat kembali ke bumi. Insiden ini mendorong NASA untuk mengambil tindakan disipliner terhadap para astronot dan membuat aturan baru tentang apa yang bisa dibawa ke ruang angkasa.

5. Lightsaber Milik Luke Skywalker


Penggemar Star Wars tentu sudah tidak asing dengan pedang lightsaber milik Luke Skywalker. Properti dari film Return of The Jedi ini ikut ke ruang angkasa bersama pesawat ulang alik Discovery dalam rangka merayakan ulang tahun ke 30 dari rilis Star Wars 1977. Lightsaber tersebut diantar ke bandara California oleh orang berpakaian seperti Chewbacca, diterbangkan ke Houston, bertemu di sana dengan orang-orang berkostum Star Wars, dipajang sebentar di Johnson Space Center, diterbangkan ke Cape Canaveral, kemudian meluncur ke ruang angkasa dan kembali ke bumi.

6. Abu Pemeran Star Trek


James Doohan, yang memainkan Scotty dalam serial televisi Star Trek versi original (dan juga membintangi 7 film layar lebar Star Trek), menginginkan abu jenazahnya ditembakkan ke ruang angkasa, sebuah proses yang nampak lebih sederhana dibandingkan sebenarnya. Pada Mei 2007, pesawat sempat terbang singkat selama beberapa menit sebelum kemudian jatuh ke padang pasir New Mexico bersama abu 199 orang lainnya. Setahun kemudian, dalam usaha lanjutan untuk mengirim abu Doohan ke angkasa, sebuah roket yang membawanya meledak di atas Samudera Pasifik. Doohan sendiri ingin mengikuti jejak pencipta Star Trek yakni Gene Roddenberry, yang abunya ditembakkan ke angkasa pada misi tahun 1992 dan 1997, hanya saja sayangnya Doohan kurang beruntung..

7. Koin Grissom


Pada Juli 1961, astronot Gus Grissom menjalankan Proyek Merkurius, yang merupakan program human-spaceflight pertama di AS. Grissom berangkat membawa beberapa barang yakni 50 koin, tiga lembar uang 1 dollar, beberapa model kapsul kecil, dan dua pasang badge pilot, yang semuanya dianggap lebih berharga karena telah melakukan perjalanan ke ruang angkasa. Penerbangannya sukses, namun mengalami masalah saat mendarat di Samudera Atlantik, yakni ketika Grissom sadar bahwa souvenir yang dibawanya terlalu berat. Grissom nyaris tenggelam, namun berhasil menyelamatkan diri. Pesawat Liberty Bell sendiri tenggelam, namun berhasil ditemukan 30 tahun kemudian, bersama dengan koin-koin yang pernah dibawanya.

8. Stik dan Bola Golf


Menjelang akhir penjelajahannya bersama Apollo 14, astronot Alan Shepard menginformasikan kepada NASA bahwa ia membawa stik golf dan juga beberapa bola. Setelah beberapa ayunan tidak berhasil, karena baju astronot yang berat, akhirnya ia dapat mendorong salah satu bola sejauh bermil-mil." Sekembalinya ke bumi, Shepard menyumbangkan stik golf tersebut ke asosiasi golf AS. Stik golf pada gambar diatas merupakan replica dari yang dia berikan kepada National Air and Space Museum di Washington, DC.

9. Potret Keluarga


Bagi Charles Duke, tidak cukup ia menjadi orang termuda yang pernah berjalan di bulan ketika ia menjadi pilot Apollo 16 pada tahun 1972. Untuk menancapkan jejaknya di angkasa, Duke memutuskan untuk meninggalkan potret keluarganya (Duke, Dotty istrinya dan anak-anaknya nya Charles dan Tom) di permukaan bulan. Dan untuk memastikan bahwa semua orang tahu tentang hal itu, Duke mengambil gambar foto dengan kamera Hasselblad 70-mm miliknya . Bagian belakang foto, yang dikemas dalam foil transparan, berbunyi: "Ini adalah keluarga Astronaut Duke dari Planet Bumi Mendarat di Bulan, April 1972."

10. Buzz Lightyear dari Toy Story


Buzz Lightyear, sosok astronot dalam film Toy Story, terbang ke angkasa pada tahun 2008 bersama Discovery. Buzz Lightyear sempat tinggal di International Space Station selama lebih dari 450 hari sebelum mendarat kembali ke bumi pada 11 September 2009. Kesertaan Buzz Lightyear di ruang angkasa ini terkait dengan pembukaan Toy StoryMania Toy, sebiah atraksi di Disney World dan Disneyland.

http://pangkalan-unik.blogspot.com/2011/08/10-objek-terunik-yang-pernah-dikirim-ke.html


s
Baca Selengkapnya →10 Objek Terunik yang Pernah Dikirim ke Ruang Angkasa

Apa Yang Akan Terjadi Jika Bumi Berhenti Berputar?

http://www.signaturesongs.net/images/070421_moon_earth_02.jpg





Ini serial Aftermath yang lain yg udah gw tonton. Kali ini bumi berhenti berotasi (berputar pada porosnya). Bumi berotasi dengan kecepatan 1600 km/jam. Sejarah menunjukkan rotasi bumi melambat 2 detik tiap 100 ribu tahun. Eksperimen ini mempercepat perlambatan itu untuk melihat efeknya pada kehidupan dibumi sebesar 1 km/jam per hari. Perlambatan hingga berhenti total dirancang memakan waktu 5 tahun.



Gejala pertama dirasakan oleh industri penerbangan.


Navigasi pesawat memakai GPS dengan bantuan satelit. Satelit ikut berputar di atas bumi menyesuaikan dengan waktu di darat. Perlambatan rotasi bumi menyebabkan satelit keliru memposisikan pesawat dan pesawat akan mendarat di tempat yang tidak seharusnya. Dengan kata lain akan terjadi banyak kecelakaan pesawat terbang.
Penerbangan hanya digunakan untuk yg penting2 aja. Penumpang dipaksa mencari alternatif transportasi. AKibatnya kereta api, kapal laut, dan bus penuh sesak.



Gejala lainnya adalah pertambahan durasi hari. Perlambatan rotasi bumi menyebabkan perpanjangan hari. 1 hari bukan 24 jam lagi tapi akan bertambah menjadi 28 jam setelah 5 bulan. Jam ga bisa diandelin lagi.

Dunia ekonomi pun hancur. Saham2 berguguran.

Rotasi bumi membuat bumi tidak bulat sempurna tapi agak lebar di khatulistiwa karena putarannya. Yang melebar adalah laut yg terkumpul di khatulistiwa.



Klo rotasi melambat laut akan mengalir ke kedua kutub menyebabkan banjir di Eropa dan surut di khatulistiwa termasuk Indonesia.

Bukan cuma laut, udara bakal mengalir ke khatulistiwa menyebabkan naiknya tekanan udara. Paru2 kita di Indonesia bisa pecah menghirup udara kayak gitu. Sebaliknya di belahan bumi utara & selatan udah kayak tinggal di gunung, udaranya tipis. Anak2 & orang tua tersiksa.



Kehidupan flora & fauna pun terganggu. Hewan yang bermigrasi akan kebingungan dengan hari yang terus bertambah panjang dan akhirnya mati kepanasan/kedinginan. Tanaman juga tersiksa dengan terik matahari yang lebih panjang dari pada biasanya & juga oleh dinginnya malam yang panjang.

Selain itu, juga terjadi aktivitas geologi yang ekstrim, seperti gempa bumi & gunung meletus di lokasi yang biasanya aman. Penyebabnya adalah gesekan yang timbul oleh lapisan2 bumi yang perlambatannya beda2.



Putaran inti bumi menghasilkan medan magnet yang melindungi bumi dari radiasi matahari. Klo udah melambat artinya medan magnet ini melemah dan radiasi matahari bebas masuk dan bikin kanker kulit pada manusia bahkan sunscreen pun ga berdaya.



Setelah 4 tahun, 1 hari = 13 hari normal. Semua manusia mengalami jet lag permanen, ga bisa tidur karena masih terang. Eropa, Amerika selatan, dan Afrika bagian selatan akhirnya tenggelam total. Di khatulistiwa muncul benua baru dari surutnya laut. Sumatera, Jawa, dan Kalimantan terhubung oleh dangkalan Sunda, sedangkan Papua & Australia terhubung oleh dangkalan Sahul.

Orang2 berbondong2 pindah ke tanah baru yang ga banjir dan masih bisa nafas enak. Kapal laut kandas ke dasar laut yg kering. Perdagangan internasional udah ga ada lagi.

Cuaca jadi sangat ekstrim. Karena sinar matahari berlangsung lama maka badai bisa berminggu-minggu lamanya.



Akhirnya setelah 5 tahun, bumi berhenti total tapi masih berevolusi (mengelilingi matahari). 1 hari = tahun, terdiri dari 6 bulan siang yang bisa nyampe 50 derajat celsius & 6 bulan malam yang suhunya sampe -50 derajat celsius (lebih dingin daripada kutub sekarang).

Jumlah manusia yang tewas mencapai 6 miliar orang (ampir semuanya). Mungkin ada sedikit orang yg pindah ke daerah yang ga kebanjiran & tekanan udaranya nyaman. Kutub bakalan malem sepanjang tahun. Banyak juga tanaman & hewan yg punah.

Syukurnya ini ga bakalan jadi kenyataan karena pasti kita udah punah. Tapi simulasi ini pengen kasih tahu bahwa rotasi bumi bukan cuma buat siang dan malam bahkan cenderung ga ada dipikirin sama manusia. Tapi ternyata banyak banget kontribusinya buat planet ini.

source:http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4367519

Baca Selengkapnya →Apa Yang Akan Terjadi Jika Bumi Berhenti Berputar?

Perlahan Bulan Bergerak Semakin Menjauhi Bumi

Pada suatu masa, jutaan tahun ke depan keturunan kita tidak akan bisa melihat bulan seperti sekarang. Tidak ada lagi fenomena gerhana matahari ataupun bulan total, kecuali dalam jejak rekam sejarah sains. Lambat, tetapi pasti bulan semakin bergerak menjauh dari bumi.


Bukan tanpa alasan Neil Armstrong manusia pertama yang menginjakkan kakinya di bulan meninggalkan jejak panel reflektor yang terdiri atas 100 cermin beberapa menit sebelum dia meninggalkan bulan pada 21 Juli 1969. Reflektor inilah yang kemudian menuntun manusia pada penemuan fakta mencengangkan



Memanfaatkan reflektor yang tertinggal di bulan, Prof Carrol Alley, fisikawan dari University of Maryland, Amerika Serikat, mengamati pergerakan orbit bulan. Caranya adalah dengan menembakkan laser dari observatorium ke reflektor di bulan. Di luar dugaan, dari hasil pengamatan tahunan, jarak bumi-bulan yang terekam dari laju tempuh laser bumi-bulan terus bertambah.
Diperkuat sejumlah pengamatan di McDonald Observatory, Texas, AS, dengan menggunakan teleskop 0,7 meter diperoleh fakta bahwa jarak orbit bulan bergerak menjauh dengan laju 3,8 sentimeter per tahun.

Para ahli meyakini, 4,6 miliar tahun lalu, saat terbentuk, ukuran bulan yang terlihat dari bumi bisa 15 kali lipat daripada sekarang. Jaraknya saat itu hanya 22,530 kilometer, seperduapuluh jarak sekarang (385.000 km).

Seandainya manusia sudah hidup pada masa itu, hari-hari yang dijalankan terasa lebih cepat. Hitungan kalender pun bakal berbeda. Bagaimana tidak, jika dalam sebulan waktu edar mengelilingi bumi hanya 20 hari, bukan 29-30 hari seperti sekarang. Rotasi bumi ketika itu pun berlangsung lebih cepat, hanya 18 jam sehari.

Jutaan tahun dari sekarang, seiring dengan menjauhnya bulan, hari-hari di bumi pun akan semakin lama, hingga mencapai 40 hari dalam sebulan. Hari pun bisa berlangsung semakin lama, hingga 30 jam. Lantas, mengapa ini bisa terjadi?

Takaho Miura dari Universitas Hirosaki, Jepang, dalam jurnal Astronomy & Astrophysics mengemukakan, jika bumi dan bulan, termasuk matahari, saling mendorong dirinya. Salah satunya, ini dipicu interaksi gaya pasang surut air laut.

Gaya pasang surut yang diakibatkan bulan terhadap lautan di bumi ternyata berangsur-angsur memindahkan gaya rotasi bumi ke gaya pergerakan orbit bulan. Akibatnya, tiap tahun orbit bulan menjauh. Sebaliknya, rotasi bumi melambat 0,000017 detik per tahun.

Stabilitas Iklim


Fakta menjauhnya orbit bulan ini menjadi ancaman tidak hanya populasi manusia, tetapi juga kehidupan makhluk hidup di bumi. Pergerakan bulan, seperti diungkapkan Dr Jacques Laskar, astronom dari Paris Observatory, berperan penting menjaga stabilitas iklim dan suhu di bumi.


Bulan adalah regulator iklim bumi. Gaya gravitasinya menjaga bumi tetap berevolusi mengelilingi matahari dengan sumbu rotasi 23 derajat. Jika gaya ini tidak ada, suhu dan iklim bumi akan kacau balau. Gurun Sahara bisa jadi lautan es, sementara Antartika menjadi gurun pasir, ucapnya kepada Science Channel.

Sejumlah penelitian menyebutkan, pergerakan bulan juga berpengaruh terhadap aktivitas makhluk hidup. Terumbu karang, misalnya, biasa berkembang biak, mengeluarkan spora, ketika air pasang yang disebabkan bulan purnama tiba.

Bulan penuh juga dipercaya meningkatkan perilaku agresif manusia. Di Los Angeles, AS, kepolisian wilayah setempat biasanya akan lebih waspada terhadap peningkatan aktivitas kriminal saat purnama.

Menjauhnya bulan dari bumi diyakini ahli geologis juga berpengaruh terhadap aktivitas lempeng bumi. Beberapa ahli telah lama menghubungkan kejadian sejumlah gempa dengan aktivitas bulan.

Kekuatan yang sama yang menyebabkan laut pasang ikut memicu terangkatnya kerak bumi, ucap Geoff Chester, astronom yang bekerja di Pusat Pengamatan Angkatan Laut AS, seperti dikutip dari National Geographic.

Beberapa kejadian gempa besar di Tanah Air yang pernah tercatat diketahui juga terkait dengan pergerakan bulan. Gempa-tsunami Nanggroe Aceh Darussalam (2004), Nabire (2004), Simeuleu (2005), dan Nias (2005) terjadi saat purnama. Gempa Mentawai (2005) dan Yogyakarta (2005) terjadi pada saat bulan baru dan posisi bulan di selatan.

Misi Terbaru NASA


Kini, bulan sebagai tetangga terdekat bumi kembali menjadi perhatian riset astronomi di dunia. Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA) pada Jumat (19/6) meluncurkan wahana LCRoS (Lunar Crater Observation and Sensing Satellite) di Cape Canaveral, AS. Wahana ini adalah bagian dari misi Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO), yaitu persiapan program mengembalikan astronot ke bulan tahun 2020 setelah terakhir dilakukan pada 1969-1972 (Reuters, 18/6).

Sasaran utama misi LCRoS untuk memastikan ada tidaknya air beku yang dipercaya berada di kawasan kawah gelap dekat kutub bulan. Dibantu dengan LRO yang memetakan permukaan di bulan secara detail, kedua misi baru ini mengisyaratkan hal besar: menancapkan tonggak baru soal kemungkinan membangun koloni di luar bumi!

Namun, dengan penuh kerendahan hati, Craig Tooley, LRO Project Manager, mengatakan, Pengetahuan kita tentang bulan secara keseluruhan saat ini masih minim. Kita punya peta lebih baik tentang Mars, tetapi tidak untuk bulan kita sendiri.

source: http://nivalco.blogspot.com/2010/07/bulan-ternyata-makin-menjauh-dari-bumi.html

Baca Selengkapnya →Perlahan Bulan Bergerak Semakin Menjauhi Bumi

Bumi Berutang Kehidupan Pada Komet


Jakarta - Ilmuwan menemukan bukti bahwa komet tak hanya dapat memusnahkan kehidupan melalui tabrakannya, namun komet juga bisa menyediakan kehidupan.

Komet menyediakan kehidupan dengan menyuplai molekul vital pada bumi seperti air. Untuk itu, ilmuwan akan meneliti lebih lanjut Komet Hartley 2 esok.

"Orang mengira air ada di Bumi mengikuti pembentukannya dan menyebabkan Bumi menjadi dingin," kata astronom University of California LA, David Jewitt.

"Orang mulai mencari tahu apa yang mengisi Bumi dengan air, jelas jawabannya adalah komet. Ilmuwan menemukan permukaan komet tampak terselimuti zat kimia organik (standar hidrogen atom dan atom deuterium) di mana dapat menjadi kunci suplai kehidupan. Namun, pandangan ini berubah 15 tahun lalu," jelas Jewitt.

"Banyak orang sulit mempercayai batu panas (komet) menyimpan banyak air, namun memang begitulah adanya, sejak awal Bumi bukanlah tempat yang basah," kata Jewitt. "Tebakan saya, laut di Bumi terbentuk dari konstribusi komet, sabuk asteroid dan materi primordial bumi itu sendiri."

"Permasalahannya terletak pada konstribusi mana yang menjadi sumber terbesar," ujarnya. Penelitian pada komet bersianida mungkin membantu menentukan apakah komet kuno menghantarkan air dan bahan kehidupan ke bumi.

Untuk itu, Deep Impact NASA memburu Komet Hartley 2, dalam 434 mil (698 km) pesawat ini akan mendekatinya. Misi ini diharapkan dapat membantu memecahkan banyak misteri.
source: inilah.com

Baca Selengkapnya →Bumi Berutang Kehidupan Pada Komet