Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Mei 2012

Kisah Pertempuran Kapten Mantill dengan UFO

Pada bulan Januari tahun 1948 di angkasa Lousevill, Kentucky Amerika, terdapat benda asing berbentuk oval berwarna biru sedang terbang. Benda tersebut memancarkan cahaya berwarna merah terbang kea rah selatan. Kepolisian aetempat kemudian melaporkan pada angkatan udara di Fourt Knox. Selang 15 detik, menara pengawas juga melihat benda asing terbang dengan cepat. Akhirnya, mereka menghubungi komandan pasukan udara Kolonel C.F Haighs, yang kemudian memerintahkan kapten Mantill bersama anggotanya untuk langsung bergerak dengan pesawat tempur F-15

Kapten Mantill merupakan salah satu pilot berpengalaman dan telah menyelesaikan misi misi berbahaya. Dia bersama pilot lainnya, Hendricks, Kleaments, dan Hamound, lepas landas untuk mengintai secara langsung. Pada pukul 15.00, Kapten Mantill melakukan kontak dengan pangkalan radio. “Sampai saat ini saya belum melihat apa-apa, saya akan belok ke osio,” katanya. Pada pukul 15.09, dia belum melihat apa-apa pada ketinggian 10.400 meter. Pada pukul 15.11, kapten Mantill berkata dengan suara ketakutan. “Sekarang…! Ini dia! Berbentuk tablet. Ukurannya besar, sulit diperkirakan kira-kira 70 meter. Di bagian atasnya saya melihat ada lingkaran dan kubah. Tampaknya dia berputar dengan kecepatan yang sangat tinggi pada porosnya. Sementara, ketinggian mencapai 10.500 meter. Ganti!”
Pada layar pengawas, terjadi kepanikan karena benda tersebut terlihat jelas di radar. Pada pukul 15.12, pilot yang berada di bagian kanan mengatakan, “Sekarang saya melihatbenda terbang tersebut dan memotretnya.” Sementara itu kapten Mantill mengikutinya dari dekat. “Kini, benda itu lebih tinggi dariku sekitar 150 meter. Saya sedang berusaha mendekatinya.” Pilot yang di sayap kiri mengatakan, “Pukul 15.14, kapten Mantill menjauh dariku sekitar 900 meter. Dia menambah kecepatannya hingga sampai kepadanya. Tampaknya piring terbang itu terbuat dari logam yang mengkilat yang diselimuti cahaya kuning yang warnanya selalu berubah ubah.”
Pukul 15.15, jarak hanya 350 meter dan piring terbang itupun menambahkan kecepatannya. Sepertinya ingin melarikan diri dan naik sekitar 45 derajat. Pada pukul 15.16, pilot yang di kanan mengatakan, “Kapten mantil hampir terbang, Dia menambah kecepatannya.” Tampaknya karena takjub dan tegang, dia bisa menjaga jarak dengan benda asing tersebut, bahkan hingga 2 meter. Setelah itu kapten Mantill masuk kedalam awan dan tidak ada yang mengetahui setelah itu.
Sementara itu pangkalan udara menerima sinyal terakhir dari kapten Mantill pada pukul 15.18, “Benda ini besar sekali. Terbang dengan kecepatan yang tidak dapat diperkirakan…! Dan sekarang….!!!” Setalah kata “sekarang” dia tidak menyelesaikan kata katanya. Sementara itu, dua pilot lainnya meminta izin untuk turun karena kapten Mantill hilang dari pandangan mereka. Pada pukul 16.00, ditemukan puing puing dari pesawat dan kapten Mantill yang berserakan pada radius 1,5 meter. Jam tangan yang mati menunjukan pukul 15.18.

Baca Selengkapnya →Kisah Pertempuran Kapten Mantill dengan UFO

Sabtu, 17 Desember 2011

Tragis! Akan Dijodohkan, Gadis SMP Bunuh Diri


Tak ingin menikah dengan lelaki pilihan orang tuanya yang umurnya jauh lebih tua, Indah Wati (15), bocah Dusun Tegalan, Desa Sidonganti, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, nekat bunuh diri dengan minum pestisida.

Dari sejumlah informasi yang ada, kejadian bunuh diri tersebut bermula saat korban yang diduga mengetahui rencana dari orang tua korban jika dirinya akan dijodohkan dengan pemuda desa setempat yang umurnya lebih tua darinya.

Sebelum kejadian, korban didatangi tiga temannya yang bermain ke rumahnya, yakni dua laki-laki dan satu perempuan.

Namun setelah ketiga temannya itu pulang, tak selang berapa lama kemudian bocah kelas 3 SMP di Kecamatan Kerek itu langsung meminum pestisida yang membuat korban keracunan.

"Kejadian itu diketahui oleh orang tua korban, setelah itu orang tua Indah membawanya ke Puskesmas Kecamatan Montong untuk mendapat perawatan medis, setelah itu langsung dirujuk ke rumah sakit," jelas AKP Elis Suendayati, Kapolsek Kerek, Jumat (16/09/2011).

Namun setelah mendapat perawatan 5 hari di rumah sakit, nyawa korban tidak tertolong dan akhirnya Indah meninggal dunia di Rumah Sakit Muhammadiyah, Kabupaten Tuban dan jenazah korban langsung dibawa pulang oleh keluarganya untuk dimakamkan.

Pihak kepolisian mengaku kesulitan untuk melakukan penyelidikan lebih dalam pada kasus bunuh diri bocah yang baru kelas 3 SMP itu, lantaran pihak keluarga korban sangat tertutup, sedangkan korban sudah langsung dimakamkan.

"Korban sudah dimakamkan, dan kita juga baru dengar hari ini, jadi kita juga kesulitan untuk melakukan penyelidikan. Jadi kita hanya bisa dapat data dari pihak rumah sakit," pungkasnya.

( Sumber: http://metropolitan.inilah.com/read/detail/1775224/akan-dijodohkan-gadis-smp-bunuh-diri )

Baca Selengkapnya →Tragis! Akan Dijodohkan, Gadis SMP Bunuh Diri

10 Kecelakaan Terburuk dalam Sejarah Penerbangan

Jika kita naik pesawat, pramugara atau pramugari pasti memberitahu agar selama penerbangan gadget yang kita miliki, baik handphone maupun Ipad harus dimatikan karena dapat berpengaruh buruk terhadap sistem navigasi pesawat. Studi terbaru yang dipublikasikan mailonsunday.co.uk bahkan memperkuat hal tersebut.

Belum lama ini mailonsunday.co.uk merilis hasil riset terbaru yang menyatakan bahwa meski hanya seorang penumpang yang mengaktifkan ponsel atau menggunakan perangkat elektronik lain selama penerbangan, sudah mampu menggangu bahkan mematikan sistem elektronik pesawat. Akibatnya, tak tanggung-tanggung, bisa jadi pesawat mengalami kecelakaan fatal.

Sebuah bocoran dari studi yang dilakukan Asosiasi Penerbangan Internasional (IATA), kelompok beranggotakan 230 maskapai penumpang dan kargo di seluruh dunia, menemukan bahwa dalam enam tahun terakhir terjadi 75 insiden terkait penggunaan gadget tersebut oleh penumpang.

Sebelumnya, dalam kurun waktu yang sama, Otoritas Aviasi Sipil Inggris menemukan terjadinya 35 peringatan tanda bahaya di pesawat yang diakibatkan penggunaan perangkat komunikasi. Disebutkan, sebuah Blackberry atau iPad dapat menyebabkan sistem auto-pilot tidak bekerja dan tanda bahaya menyala. Akibat lain, instrumen yang menuntun pilot dalam cuaca buruk juga bisa tidak bekerja.

Jaringan televisi ABC News juga melaporkan bahwa terjadi 75 insiden penggunaan gadget komunikasi, di mana 26 kasus mempengaruhi sistem auto-pilot dan kontrol pendaratan, 17 kasus mempengaruhi sistem navigasi, 15 kasus mengganggu sistem komunikasi, dan 13 menghasilkan pengaktifan tanda bahaya, bahkan beberapa pada mesin.

Penggunaan ponsel dalam pesawat diduga menjadi faktor penyebab kecelakaan sebuah pesawat pada 2003 di Selandia Baru, di mana delapan penumpang tewas. Tapi ketika itu, yang mengaktifkan ponsel bukan penumpang. Melainkan pilot yang tak sabar menelepon keluarganya di rumah.

Pada 2007, perangkat navigasi sebuah Boeing 737 di Amerika Serikat tak bekerja setelah lepas landas, akhirnya diketahui seorang penumpang mengaktifkan perangkat elektroniknya.

Daftar 10 kecelakaan pesawat paling buruk dalam sejarah ini memang bukan diakibatkan oleh penggunaan gadget dalam pesawat, namun dapat menjadi inspirasi sebagai salah satu cara mencegah terjadinya kecelakaan agar setiap kali naik pesawat, kita dapat tiba di tujuan dengan selamat. Data 10 kecelakaan terburuk ini dikutip dari telegraph.co.uk.

1. 1977: Sebanyak 583 orang tewas setelah dua Boeing 747 milik maskapai KLM (Belanda) dan Pan Am (Amerika Serikat) bertabrakan di landas pacu di Bandara Los Rodeos, Pulau Tenerif, salah satu pulau di Kepulauan Canary, Spanyol. Peristiwa ini merupakan kecelakaan tabrakan dua pesawat terburuk dalam sejarah.

2. 1985: Sebanyak 520 orang tewas saat pesawat Boeing 747 milik Japan Airlines mengalami gagal mesin dan jatuh di Gunung Osutaka. Ini merupakan kecelakaan tunggal terburuk dalam penerbangan dunia.

3. 1996: Sebanyak 349 orang tewas akibat tabrakan di udara India, yang melibatkan Boeing 747 milik Saudi Arabian Airlines dan Ilyushin-76 yang dioperasikan maskapai Air Kazakhstan.

4. 1974: Sebanyak 346 orang tewas di Prancis setelah pesawat Douglas DC-10 yang dioperasikan Turkish Airlines terjatuh. Kecelakaan diakibatkan terbukanya pintu kargo pesawat dalam penerbangan.

5. 1980: Sebanyak 301 orang tewas di Arab Saudi saat pesawat Lockheed L-1011 milik maskapai Tristar tiba-tiba terbakar di landas pacu dan upaya evakuasi sangat terlambat.

6. 1979: Sebanyak 273 orang tewas setelah pesawat McDonnell-Douglas DC-

10 mengalami kerusakan mesin dan jatuh saat baru saja lepas landas dari Chicago, Amerika Serikat. Pesawat dioperasikan oleh American Airlines.

7. 2001: Sebanyak 265 orang tewas setelah sirip ekor pesawat Airbus A300 copot setelah lepas landas, lalu terjatuh di permukiman Queens, New York.

8. 1994: Sebanyak 264 orang tewas setelah Airbus A300 milik China Airlines terjerembab saat mendarat di bandara Nagoya, Jepang, akibat kesalahan pilot.

9. 1991: Sebanyak 261 orang tewas akibat jatuhnya pesawat Nationair jenis DC-8-61, yang dicarter Nigeria Airways untuk penerbangan haji ke Mekah. Pesawat jatuh setelah lepas landas dari Arab Saudi, akibat kesalahan pada bagian roda yang memicu kebakaran pesawat. 10. 1979: Sebanyak 257 orang tewas ketika pesawat McDonnell-Douglas DC-10 yang dioperasikan Air New Zealand menabrak Gunung Erebus in Antartika, dalam penerbangan wisata.

http://tabloidunik.com/2011/09/19/10-kecelakaan-terburuk-dalam-sejarah-penerbangan/

Baca Selengkapnya →10 Kecelakaan Terburuk dalam Sejarah Penerbangan